Wednesday, December 4, 2013

Paul Walker Died [ Kematian Paul Walker ]

Mengulas sedikittentang meninggalnya atau wafatnya Paul Walker...

Who Is Paul Walker? Siapa Paul Walker itu?
Paul Walker 
Lahir: 12 September 1973
Tempat Lahir: Glendale, California, USA Zodiac: Virgo Tinggi Badan: 190.5 cm Kewarganegaraan: Amerika Ayah: Paul William Walker III (Kontraktor Pipa Saluran Pembuangan) Ibu: Cheryl Crabtree (Mantan Model) Saudara: Caleb, Cody, Ashlie, Amie Kekasih: Rebecca Anak: Meadow Rain (lahir 4-Nov-99)

Read more at http://uniqpost.com/profil/paul-walker/
Tempat Lahir: Glendale, California, USA
Zodiac: Virgo
Tinggi Badan: 190.5 cm
Kewarganegaraan: Amerika
Ayah: Paul William Walker III (Kontraktor Pipa Saluran Pembuangan)
Ibu: Cheryl Crabtree (Mantan Model)
Saudara: Caleb, Cody, Ashlie, Amie
Kekasih: Rebecca
Anak: Meadow Rain (lahir 4-Nov-99)
Hawaii, namun akhirnya pindah ke California, tempat Walker tinggal. Walker juga dikenal sebagai peselancar ulung. Selain itu, ia juga mahir bela diri Brazillian Jiu Jitsu.

Read more at http://uniqpost.com/profil/paul-walker/
Ciri Fisik: Wajah tampan, rambut pirang, mata biru, berkumis dan berjenggot tipis

Hawaii, namun akhirnya pindah ke California, tempat Walker tinggal. Walker juga dikenal sebagai peselancar ulung. Selain itu, ia juga mahir bela diri Brazillian Jiu Jitsu.

Read more at http://uniqpost.com/profil/paul-walker/Ciri Fisik: Wajah tampan, rambut pirang, mata biru, berkumis dan berjenggot tipis.


Karir pertamanya di film Monster in the Closet (1986) sebagai Professor Bennett. Peran pertamanya di salah satu televisi sebagai Eric Travers dalam episode 1 Highway to Heaven (1985). Pemeran pertamanya di video musik The Mighty Mighty Bosstones dalam lagu "Wrong Thing Right Then" tahun 1997. Film-filmnya yang lain termasuk Eight Below, Into the Blue, She's All That dan Takers. Dia juga dilirik oleh produsen parfum The Coty Prestige untuk menjadi bintang iklan parfum terbaru mereka (Davidoff Cool Water For Men) serta
muncul di serial National Geographic Channel, Expedition Great White. Ia adalah seorang aktor Amerika Serikat yang sangat terkenal dalam perannya sebagai "Brian O'Conner" dalam serial film yang dibintanginya:
2001     The Fast and the Furious
2003     Turbo-Charged Prelude (film pendek 6 menit pengantar untuk 2 Fast 2 Furious)
2003     2 Fast 2 Furious
2009     Fast & Furious
2011     Fast Five
2013     Fast & Furious 6
2014     Fast & Furious 7 (pasca-produksi)

Berbagai Penghargaan di raih Paul Walker, diantaranya adalah sebagai berikut:


Tahun
Penghargaan
Kategori
Film/ Acara TV
Hasil
2000
Young Hollywood Award
Pendatang Baru Paling Menyenangkan – Pria

Menang
2001
Hollywood Breakthrough Award
Breakthrough Male Performance
Diterima pada Hollywood Film Festival

Menang
Young Hollywood Award
New Stylemaker – Pria

Menang
2002
MTV Movie Award
Best On-Screen Team
Berbagi dengan Vin Diesel
The Fast and the Furious
Menang
Breakthrough Male Performance
Nominasi
2003
Teen Choice Awards
Choice Movie Chemistry
Untuk Paul Walker dan mobilnya
2 Fast 2 Furious
Menang
2009
Teen Choice Awards
Choice Movie Actor: Action Adventure
Fast & Furious
Nominasi
2011
Teen Choice Awards
Choice Movie Actor: Action Adventure
Fast Five
Nominasi
 
Kronologi Kematian
1. Paul Walker dan rekannya Roger Rodas tengah mengikuti sebuah acara amal yang diselanggarakan oleh Rodas di Santa Clarita, California, Amerika pada tanggal 30 November 2013.

Paul Walker dan rekannya berada di kota itu untuk pameran mobil dan memberikan test drive Porsche miliknya pada orang-orang. Tewasnya dua sahabat baik ini mengejutkan banyak pihak. Meski awalnya berita tersebut hanya bohong/isu belaka, situs resmi Paul Walker langsung memberikan konfirmasi.
 "Dengan berat hati kami memberikan konfirmasi, Paul Walker memang telah meninggal dunia akibat kecelakaan," tulis admin @RealPaulwalker. The New York Times, Minggu (1/12/2013), mewartakan, Paul Walker meninggal dunia kemarin, pukul 3.30 P.M waktu setempat. Mobil Porsche Carrera GT yang dikendarainya lepas kendali. Akibatnya, Paul walker menabrak pohon besar. Kecelakaan tersebut menyebabkan mobil Paul Walker terbakar dalam sekejap. Nyawa Paul Walker tak bisa diselamatkan.
2.Dilansir Liputan6.com dari Just Jared, Paul Walker dan rekannya diketahui berada dalam sebuah mobil Porsche Carrera GT yang tengah melakukan test drive di Santa Clarita, California. Mobil yang dikendarai sang rekan lepas kendali sebelum menghajar tiang listrik dan pohon.
Kecelakaan hebat itu langsung membuat api berkobar sesaat setelah benturan keras tersebut terjadi. Walker dan rekannya yang terperangkap tidak bisa keluar lantaran tidak sadarkan diri sebelum meninggal di tempat kejadian.
"Kami semua mendengar dari lokasi kejadian. Sulit mengetahui seberapa jelasnya tetapi semua orang berlari ketika mobil naas tersebut terbakar. Beberapa di antaranya membawa pemadam kebakaran sebelum api semakin besar berkobar." ujar rekan Walker, Antonio Holmes memberikan kronologis kejadiannya.
"Mereka terjebak di dalam mobil tersebut. Kami sudah mencoba untuk menyelamatkannya dengan beberapa tabung pemadam kebakaran." jelas Holmes.
Saksi mata lain juga menyatakan Walker dan rekannya adalah pengemudi yang berpengalaman. "Ketika kami melihat jasad keduanya diangkat, Paul adalah penumpangnya. Mereka berdua adalah pengemudi yang berpengalaman. Ini adalah kejadian naas yang terjadi dalam sebuah test drive." ungkapnya.
Paul Walker meninggalkan seorang putri bernama Meadow dan seorang istri, Rebecca. Prestasinya di dunia perfilman Hollywood akan selalu dikenang.

Beberapa gambar dokumentasi kematian Paul Walker dari http://www.dailymail.co.uk/news/article-2516403/Paul-Walker-STREET-RACE-died-fireball-crash.html:
1. Foto Paul Walker dan Roger Rodas di suatu acara




















2. Dalam foto ini aktor Paul Walker berjalan ke Porsche GT hanya beberapa saat sebelum kecelakaan mengerikan.











3. Foto sisa tabrakan Porsche GT dengan tiang listrik dan sebuah pohon hingga evakuasi mobil Porsche GT

















4. Kejadian mengharukan di TKP oleh teman, kerabat, fans, dan berbagai kalangan memberikan kenangan terakhir untuk Paul Walker.
















































Selamat Jalan Paul Walker. Semoga Tenang Tempatmu di Sana. Semoga akan ada penggantimu yang pantas sebagai Brian O'Conner. R.I.P PAUL WALKER.GBU.RACE IN PARADISE!

"IF ONE DAY THE SPEEDS KILLS ME, DO NOT CRY BECAUSE I WAS SMILING"  
Attributed to Paul Walker



TinjauanRujukan diakses tanggal 4 Desember 2013:
http://www.dailymail.co.uk/news/article-2516403/Paul-Walker-STREET-RACE-died-fireball-crash.html:
http://uniqpost.com/profil/paul-walker/
http://peneroka.com/17/paul-walker-si-mata-biru/
http://id.wikipedia.org/wiki/Paul_Walker
http://showbiz.liputan6.com/read/761709/ini-kronologi-kecelakaan-mobil-paul-walker-hingga-tewas
Read more

Tuesday, December 3, 2013

Sungai, Gastropoda, Makrobentos


ngisi blog lagi ah....kali ini tentang sungai, makrobentos, dan gastropoda...silahkan menyimak, jangan lupa komentar dan kunjungi fb saya :)
TINJAUAN RUJUKAN

A.    Ekosistem Sungai
Menurut Nontji (1986) sungai merupakan perairan terbuka yang mengalir (lotik) yang mendapat masukan dari semua buangan pelbagai kegiatan manusia di daerah pemukiman, pertanian, dan industri di daerah sekitarnya. Masukan buangan ke dalam sungai akan mengakibatkan terjadinya perubahan faktor fisika, kimia, dan biologi di dalam perairan. Perubahan ini dapat menghabiskan bahan-bahan yang essensial dalam perairan sehingga dapat mengganggu lingkungan perairan.
Odum (1993) menjelaskan bahwa komponen biotik dapat memberikan gambaran mengenai kondisi fisika, kimia, dan biologi dari suatu perairan. Salah satu biota yang dapat digunakan sebagai parameter biologi dalam menentukan kondisi suatu perairan adalah hewan makrobentos. Sebagai organisme yang hidup di perairan, hewan makrobentos sangat peka terhadap perubahan kualitas air tempat hidupnya sehingga akan berpengaruh terhadap komposisi dan kelimpahannya. Hal ini tergantung pada toleransinya terhadap perubahan lingkungan sehingga organisme ini sering dipakai sebagai indikator tingkat pencemaran suatu perairan.
Kemiringan tanah, kehilangan air dan pengalirannya. Kehilangan air disebabkan karena penguapan dan perembesan air ke dalam tanah, sedangkan perlambatan pengaliran disebabkan karena banyaknya tumbuh-tumbuhan dan lain sebagainya.Pada ekosistem sungai, kecepatan arus merupakan faktor pembatas terpenting. Kecepatan arus ditentukan oleh kecuraman sungai itu sendiri yang disebabkan oleh tinggi rendah dan halus kasar dasar sungai, kedalaman serta luas badan air. Berdasarkan kecepatan arusnya, perairan sungai dapat dibedakan menjadi daerah arus cepat (rapid zone) dan daerah lubuk (pool zone). Pada masing-masing daerah tersebut kehidupan biota perairannya memiliki ciri-ciri yang khas. (Probosunu, 2009)
Menurut Sastrodinata (1980), perairan sungai dapat dibagi menjadi tiga, yaitu :
1.      Hulu Sungai
Sumber air berasal dari mata air dan memiliki aliran yang deras, sehingga produsen yang dapat hidup hanyalah produsen yang dapat melekat kuat pada bebatuan.

2.      Hilir Sungai
Daerah ini adalah persatuan dari beberapa anak sungai sehingga volumenya bertambah lebih banyak daripada hulu sungai.
3.      Muara Sungai
Daerah ini sering terbentuk delta karena endapan lumpur yang banyak. Organisme konsumen sangat beraneka ragam dan sebagian besar seperti zooplankton, remis, dan ikan.
Gerakan air sungai adalah gerak mengalir dan alirannya tetap serta tidak beraturan. Aliran sungai menurut Odum (1993) ditentukan oleh 3 faktor, yaitu :
1.      Arus
2.      Pertukaran tanah dan
3.      Kandungan oksigen
Menurut Odum (1993), berdasarkan tingkatan dasar sungai, tingkat sungai dapat dibagi menjadi tiga zona, yaitu : mudik (upper), batang sungai (middle), dan hulu (reach). Berdasarkan sifat yang menunjukkan habitat ikan atau hewan air tawar, sungai dapat dibagi menjadi enam daerah, yaitu :
1.      Hulu (reach)
2.      Jangkauan (riffles)
3.      Kedung (pool)
4.      Genangan (flow)
5.      Aliran kembali (backwater)
6.      Daerah banjir (flood water)
Keadaan sungai setiap saat berubah-ubah walaupun sungai merupakan ekosistem akuatik yang bergerak ke satu arah, menurut Gandhakoesoema (1989) keadaan sungai dipengaruhi oleh :
1.      Besarnya frekuensi hujan
2.      Luas, bentuk dan keadaan daerah pengaliran.
Ekosistem sungai dihuni oleh berbagai macam organisme. Menurut Noughton (1978) penghuni ekosistem sungai antara lain :
1.      Neuston, meliputi organisme yang aktif di permukaan.
2.      Plankton, meliputi semua organisme mikroskopik yang melayang-layang dalam air.
3.      Nekton, meliputi berbagai organisme akuatik yang dapat bergerak atau berenang bebas misalnya ikan.
4.      Bentos, meliputi organisme khususnya hewan yang hidup atau aktif di dasar sungai/perairan.
5.      Peripiton, meliputi organisme yang hidup menempel pada benda atau organisme
lain.                      
            Dalam keadaan alami, sungai-sungai dataran rendah memiliki konsentrasi ion-ion kimia yang rendah, pH rendah, alkalinitas rendah dan karenanya kapasitas penyangga rendah, BOD rendah dan konsentrasi bahan makanan rendah seperti kandungan fosfat dan nitratnya. Air tawar memiliki kapasitas penyangga yaitu dapat mempertahankan pHnya dalam kisaran sempit meskipun banyak cairan yang memasukinya (Whitten, 1999).
Oksigen terlarut (Dissolved Oxygen =DO) dibutuhkan oleh semua jasad hidup untuk pernapasan, proses metabolisme atau pertukaran zat yang kemudian menghasilkan energi untuk pertumbuhan dan pembiakan. Disamping itu, oksigen juga dibutuhkan untuk oksidasi bahan-bahan organik dan anorganik dalam proses aerobik. Sumber utama oksigen dalam suatu perairan berasal sari suatu proses difusi dari udara bebas dan hasil fotosintesis organisme yang hidup dalam perairan tersebut (Salmin, 2000). Kandungan oksigen terlarut (DO) minimum adalah 2 ppm dalam keadaan nornal dan tidak tercemar oleh senyawa beracun (toksik). Kandungan oksigen terlarut minimum ini sudah cukup mendukung kehidupan organisme (Swingle, 1968).
Suhu air merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi aktifitas serta memacu atau menghambat perkembangbiakan organisme perairan.  Pada umumnya peningkatan suhu air sampai skala tertentu akan mempercepat perkembang biakan organisme perairan. Suhu air yang tinggi dapat menambah daya racun senyawa-senyawa beracun seperti NO3, NH3, dan NH3N terhadap hewan akuatik, serta dapat mempercepat kegiatan metabolisme hewan akuatik. Sumber utama senyawa ini berasal dari sampah dan limbah yang mengandung bahan organik protein (Odum, 1993).
Penurunan pH dapat dilakukan dengan melalukan air melewati gambut (peat), biasanya yang digunakan adalah peat moss (gambut yang berasal dari moss). bisa juga dilakukan dengan mengganti sebagaian air dengan air yang berkesadahan rendah, air hujan atau air yang direbus, air bebas ion, atau air suling (air destilata). Selain itu bisa juga dapat dilakukan dengan menambahkan bogwood kedalam akuairum. Bogwood adalah semacam kayu yang dapat memliki kemampuan menjerap kesadahan. Sama fungsinya seperti daun ketapang, kayu pohon asam dan sejenisnya (Anonim, 2009)

B.     Gastropoda
Molluska air tawar dapat dibedakan menjadi dua kelompok utama, yaitu Gastropoda dan Pelecypoda. Gastropoda (Y; Gaster = perut. podos = kaki) memiliki cangkang asimetri, biasanya menggulung seperti ulir memutar kekenan. Hewan ini memiliki cangkang, kakinya besar dan lebar untuk merayap di batu atau mengeduk pasir atau lumpur (Radiopoetro 1981).
Salah satu organisme yang hidup pada perairan sungai adalah gastropoda. Gastropoda merupakan salah satu organisme bentos yaitu organisme yang hidup dan aktif pada dasar sungai. Invertebrata makro merupakan jenis hewan bentos yang relatif mudah diidentifikasi dan peka terhadap lingkungan perairan, kelompok ini dikenal dengan makrobentos (Rosenberg dan Resh 1993). Bentos itu sendiri yaitu organisme yang melekat/ beristirahat pada dasar/ hidup di dasar endapan. Bentos merupakan kelompok organisme penting yang banyak terdapat di tempat-tempat yang relatif tidak terganggu (Odum1993).
Ciri-ciri dari gastropoda yaitu memiliki cangkang (kecuali siput telanjang) dengan bentuk seperti kerucut terpilin ke kiri dan ke kanan, tubuhnya simetris, ketika larva berbentuk simetris bilateral, ketika dewasa berbentuk simetris radial, pada bagian kepala terdapat mulut dengan gigi kitin, tentakel satu pasang, mata, bersifat hermaprodite, dan memiliki peredaran darah terbuka (Anonim 2002).
Kelas Gastropoda lebih umum dikenal dengan keong. Beberapa jenis keong mempunyai lempeng keras dan bundar berzat kapur atau berzat tanduk di bagian belakang kakinya. lempeng ini yang disebut operculum dapat menjadi sumbat penutup lubang cangkang yang amat ampuh untuk melindingi tubuhnya yang lunak. Untuk mencari makan, beberapa keong mempunyai parur (radula) yang digunakan untuk mengeruk alga yang menempel pada bebatuan. Adapula yang memakan alga besar dan sebagian lagi menelan lumpur-lumpur permukaan untuk menyerap partikel-partikel organik (Nontji 1993).
Kehidupan gastropoda sangat dipengaruhi oleh aliran sungai. Aliran yang lambat memiliki kandungan bahan organik dasar yang tinggi dengan jumlah fauna yang banyak. Biasanya makrobentos banyak ditemukan di pinggiran sungai karena daerah tersebut banyak mendapat masukan bahan makanan yang berupa bahan organik (Barnes and Mann 1980).

C.    Makrobentos      
Organisme air berdasarkan bentuk kehidupan atau kebiasaan hidupnya terdiri atas bentos, periphyton atau aufwucns, plankton, nekton, dan neuston (Odum 1993). Makrozoobentos mempunyai peranan yang sangat penting dalam siklus nutrien di dasar perairan. Montagna et all.(1989) menyatakan bahwa dalam ekosistem perairan, makrozoobentos berperan senagai salah satu mata rantai penghubung dalam aliran energi dan siklus alga planktonik sampai konsumen tingkat tinggi.
Keberadaan hewan bentos pada suatu ekosistem perairan, sangat dipengaruhi oleh faktor lingkungan biotik dan abiotik. Faktor biotik yang berpengaruh diantaranya adalah produsen, yang merupakan salah satu sumber makanan bagi hewan bentos. Faktor abiotik yang berpengaruh yaitu fisik-kimia air yang diantaranya: suhu, kecepatan arus, oksigen terlarut (Disolved oxygen), kebutuhan oksigen biologi (Biological oxygen disolved) dan kimia (Chemical oxygen disolved) serta kandungan nitrogen (N), kedalaman air, dan substrat dasar. (Allard and Moreau 1987; APHA 1952).
Barnes dan Hughes (1999) dan Nybakken (1997) menyatakan bahwa berdasarkan keberadaannya di perairan, maka makrozoobentos dapat dibagi menjadi dua bagian. Makrozoobentos yang hidupnya merayap di permukaan dasar perairan disebut epifauna, contohnya Crustacea dan larva serangga. Sedangkan makrozoobentos yang hidup pada substrat lunak di dasar lumpur disebut infauna, misalnya Bivalve dan Polychaeta.
Sebagai organisme dasar perairan, bentos mempunyai habitat yang relatif tetap. Oleh karena sifatnya yang demikian, perubahan-perubahan kualitas air dan substrat tempat hidupnya sangat mempengaruhi komposisi maupun kelimpahannya.  Komposisi maupun kelimpahan makrobentos bergantung pada toleransi atau sensitivitasnya terhadap perubahan lingkungan.  Setiap komunitas memberikan respon terhadap perubahan kualitas habitat dengan cara penyesuaian diri pada struktur komunitas. Lingkungan yang relatif stabil, komposisi dan kelimpahan makrobentos relatif tetap (APHA 1952). 
Read more

Tuesday, November 26, 2013

DOMINANSI, DOMINAN, FENOTIP

sharing lagi ah...bantuin yang masih nyari tinjauan pustaka tentang dominansi....


II.  Tinjauan Pustaka


Dominansi adalah peristiwa tertutupnya sifat atau karakter oleh sifat atau karakter yang lain sehingga sifat yang ditutupi tidak terekspresi dalam fenotip suatu individu. Sifat yang menutup sifat yang lain ini disebut sifat dominan, sedangkan sifat yang ditutup oleh sifat dominan disebut sifat resesif. Suatu sifat dikatakan dominan penuh bila sifat tersebut dapat menghalangi terekspresinya sifat resesif dalam suatu individu yang heterozigotik (Yatim 1972).

Dominan merupakan suatu gen yang mempunyai pengaruh yang dapat menutu[pi pengaruh gen yang lain sedangkan resesif adalah gen yang pengaruhnya ditutupi oleh gen lain. Gen yang dominan dilambangkan dengan huruf besr sedangkan gen resesif dilambangkan dengan huruf kecil (Pai 1992).


Fenotip adalah sifat-sifat yang tampak pada suatu individu sedangkan genotif adalah sifat dasar yang belum terpengaruh oleh faktor luar. Sifat intermedier adalah sifat individu yang memiliki sifat diantara kedua induknya. Alel adalah anggota sepasang gen yang memiliki sifat yang berlawanan. Homozygot adalah individu yang memiliki genotip yang terdiri dari alel yang sama. Heterozygot adal;ah individu yang memiliki genotip yang terdiri dari alel yang berbeda. Hibrid adalah hasil perkawinan dua individu yang mempunyai sifat beda (Suryo 1998).
          Sifat dari salah satu parental tidak muncul pada generasi F1 dan muncul kembali pada generasi F2. Sifat yang tidak muncul pada generasi F1 sebenarnya tidak hilang tetapi tertutupi oleh sifat yang lainnya pada saat faktor pengendali sifat-sifat tersebut bergabung dalam suatu  individu yang sama. Sifat yang tidak terlihat pada generasi F1 atau yang tertutupi disebut resesif, sedangkan sifat yang nampak atau yang menutupi disebut dominan (Strickberger, 1985)
Gen biasanya diberi simbol dengan huruf pertama dari suatu sifat. Gen dominan dinyatakan dengan huruf besar, sedangkan resesif oleh huruf kecil. Misalnya :
T = simbol untuk gen yang menentukan batang tinggi.
T = simbol untuk gen yang menentukan batang pendek.
Oleh karena makhluk hidup merupakan individu yang diploid maka simbol gen ditulis dengan huruf dobel (Suryo, 1980).
Pada F1 faktor dominan T akan menutupi faktor resesif t sehingga memunculkan sifat parental yang dominan. Pada F2 sifat resesif muncul kembali, sebagai akibatnya muncul kombinasi faktor tt. Sifat dominan yng muncul pada F2 melengkapi kombinasi faktor  TT, Tt, dan tT. Berdasarkan kombinasi faktor yang dikandungnya maka diperoleh perbandingan 3 : 1 antara sifat dominan dan resesif (Jusuf, 1988).
Klasifikasi ikan Molly menurut Lingga dan Susanto (1997) adalah sebagai berikut :
Kingdom                  : Animalia
Phylum                     : Chordata
Classis                      : Pisces
Sub Classis               : Teleostei
Ordo                         : Cyprinodontaidei
Sub Ordo                 : Poecilioidei
Familia                     : Poecillidae
Genus                       : Mollinesia
Species                     : Mollinesia sp.


Read more

Friday, November 15, 2013

KROMOSOM DAN KARYOTIPE PART 2



Kali ini untuk teman-teman yang masih menjalani praktikum tentang kromosom. Semoga bermanfaat ya, jangan lupa kalau nulis tinjauan pustaka harus ada daftar pustaka. Semangat!!!


TINJAUAN PUSTAKA

Benang-benang linin pada tahap profase nampak makin lama makin terputus-putus. Satu potong benang disebut kromonema. Kromonema itu sedikit demi sedikit dikelilingi oleh sitoplasma yang memadat seakan-akan merupakan bungkus (wadah) bagi kromonema, wadah ini disebut matriks. Matriks dengan kromonema di dalamnya disebut kromosom (Dwidjoseputro 1977).
Setiap kromosom mempunyai bagian yang menyempit dan tampak lebih terang disebut sentromer, yang membagi kromosom menjadi dua lengan. Pengaturan kromosom secara standar berdasarkan panjang, jumlah serta bentuk kromosom dari sel somatis suatu individu dinamakan karyotipe. Masing-masing kromosom seringkali sulit dibedakan sehingga banyak ahli yang tidak suka menggunakan nomor urut 1 – 22 untuk autosom, melainkan dengan cara mengelompokkan menjadi A – G berdasarkan ukuran kromosom serta letak dari sentromer (Suryo 1997).
Menurut Subowo (1979), kromosom berdasarkan jumlah sentromernya dapat dibedakan menjadi:
a.       Kromosom monosentrik, mempunyai satu sentromer.
b.      Kromosom disentrik, mempunyai dua sentromer.
c.       Kromosom polisentrik, mempunyai lebih dari dua sentromer.
Perbedaan kelamin ditandai dengan sifat-sifat menurun tertentu yang jelas. Kromosom kelamin selalu berhubungan dengan ada atau tidak adanya sifat-sifat tersebut yang merupakan bukti dari teori keturunan. Setiap gamet mengandung sebuah kromosom kelamin. Zigot pada mamalia yang menerima dua kromosom X berkembang menjadi betina. Zigot yang mengandung sebuah kromosom X dan sebuah kromosom Y berkembang menjadi jantan. Kromosom kelamin dalam sel mani yang menentukan jenis kelamin keturunannya (Kimball 1993).
Menurut Suryo (1997), kromosom berdasarkan letak sentromer dapat dibedakan beberapa bentuk kromosom, yaitu :
a.       Metasentris, apabila sentromer terletak median (kira-kira ditengah kromosom), sehingga kromosom terbagi menjadi dua lengan sama panjang dan mempunyai bentuk seperti huruf V.
b.      Submetasentris, apabila sentromer terletak submedian (ke arah salah satu ujung kromosom), sehingga kromosom terbagi menjadi dua lengan tak sama panjang dan mempunyai bentuk seperti huruf J.
c.       Akrosentris, apabila sentromer terletak subterminal (di dekat ujung kromosom), sehingga kromosom tidak membengkok melainkan tetap lurus seperti batang. Satu lengan kromosom sangat pendek, sedang lengan lainnya sangat panjang.
d.      Telosentris, apabila sentromer terletak di ujung kromosom, sehingga kromosom hanya terdiri dari sebuah lengan saja dan berbentuk lurus seperti batang.
Kromosom kelamin menurut sistem X-Y adalah kromosom X dan kromosom Y. Kromosom kelamin juga mengalami pembelahan reduksi ketika gametogenesis gametogonium membelah. Betina akan terbentuk hanya satu macam ovum menurut kromosom kelamin, yaitu ovum-X. Jantan akan terbentuk dua macam sperma menurut susunan kromosom kelamin, yaitu sperma-X dan sperma-Y. Ovum-X atau sperma-X maksudnya yang mengandung kromosom kelamin X. Sperma-Y mengandung kromosom kelamin Y. Autosom pun mengalami pembelahan reduksi. Jika terjadi perkawinan karena gamet jantan ada dua macam dan gamet betina satu macam, maka perkawinan atau individu yang terjadi ialah dua menurut jenis kelaminnya. Sperma-X membuahi ovum-X terjadi individu XX betina dan sperma-Y membuahi ovum-X terjadi individu XY jantan. Bentuk kromosom kelamin sesungguhnya bukan seperti bentuk huruf X dan Y, tetapi hanya simbol saja. Kromosom X biasanya lebih panjang daripada kromosom Y (Yatim 1972).
Menurut Westra (1994), ada dua tipe kromosom yaitu :
a.       Autosome adalah kromosom pada sel-sel tubuh dan bentuknya sama pada jantan dan betina.
b.      Kromosom seks (sex chromosomes) menentukan jenis kelamin ikan. Kromosom seks secara morfologis pada individu jantan berbeda dengan betina.
Kromosom seks dapat dikenali dengan memasangkan sebagai pasangan pada karyotipe. Identifikasi kromosom seringkali berdasar pada ukuran dan perbedaan morfologi atau perbedaan kumpulan susunan dari pasangan kromosom antara karyotipe jantan dan betina. Ketika jantan adalah seks heterogametik, pasangan seks kromosom ditunjukkan dengan X-Y untuk jantan dan X-X untuk betina. Ketika betina adalah seks heterogametik, pasangan seks kromosom ditunjukkan dengan Z-W untuk betina dan Z-Z untuk jantan. Perbedaan antara kromosom seks tidak selalu jelas kelihatan;  pada beberapa ikan, kromosom seks tidak berbeda secara morfologi dengan kromosom yang lainnya (Schreck and Moyle 1990).
Karyotipe dibuat berdasarkan penyusunan kromosom pada tempat tertentu dalam deretan berdasarkan atas bentuknya (letak sentromer, panjang kromosom dan sebagainya). Pembuatan karyotipe diambil dari sel dalam tahap metafase dengan pemberian colchihin (Subowo 1979).
Lebih dari setengah jumlah ikan yang telah dipelajari, karyotipenya terdiri dari 48 atau 50 kromosom. Evolusi karyotipe terjadi pada beberapa jenis ikan seperti pada jenis-jenis ikan chimaera tertentu karyotipe hampir terdiri dari 100 kromosom, jenis ikan hering mencapai 52 kromosom dan pada species Sardina pilohardis mencapai 80 kromosom (Kirpichnikov 1981).
Analisis karyotipe dari suatu individu akan dapat diketahui apakah terdapat kelainan (abrasi) dari kromosom individu tersebut. Misalnya seorang yang berkaryotipe 47, XY.21 artinya jumlah kromosom individu 47, berjenis kelamin laki-laki dan kromosom nomer 21, lebih satu sehingga dapat diketahui bahwa seseorang ini mempunyai kelainan sindrom down (Suryo 1985).

Read more

Wednesday, November 13, 2013

I LOVE NOKIA (bukan macro)

share foto hape lagi ah, ini pakai Nokia6500slide/s-1 edit photoscape/photoshopCS3portable....
suka suka gue donk...yang penting saling menghargai, saran, komentar, dan caci maki asal sopan :D



Read more

I LOVE KOFIPON

setelah lebih dari satu tahun....

hahaha...sudahlah...itu adalah masa dimana kita menjalani waktu ke waktu....semoga masih bisa nge-blog untuk berbagi dan bermanfaat bagi semuanya...

perkenalkan komunitas saya, KOFIPON...komunitas fotografi ponsel, senang sekali bisa bergabung dengan komunitas itu..rasa kekeluargaan dan pertemaan yang akrab..toleransi dan menghargai setiap karya, bukan karena suatu keadaan tapi karena keadaan yang menjadikan kita lebih kreatif dengan memaksimalkan apa yang ada. #IMHO. sedikit demi sedikit sharing info tentang fotografi di dapatkan, saran, kritik, komentar, dan ketegasan tiap anggota dalam peraturan di dalamnya membuat lebih maju..

kalau foto saya cuma menang sekali dalam tema hidangan ramadhan.he...semakin sulit untuk memperoleh frame/apresiasi karena banyak anggota di dalamnya :) pokoke mak njuoooss komunitasku satu ini :D

share foto ah....walau jelek, yang penting salam jepret...

hasil jepretan saya bisa dilihat di label nokia6500s-1(macro)

Read more

Friday, August 31, 2012

SUNGAI TERPANJANG DI ASIA TENGGARA

Ngisi dulu ahhh...kelas 6, kebeulan adek gue baru binggung tanya-tanya...neh ane kasih dek....

Negara di kawasan Asia Tenggara yang tidak memiliki wilayah lautan adalah "LAOS"
Sungai yang alirannya melewati negara Laos, Kamboja, dan Vietnam adalah sungai "MEKONG"
Wilayah Vietnam didominasi oleh dataran "tinggi dan sebagian besar lereng pegunungan ditutupi hutan" 
Pusat penelitian jenis padi unggul di negara filipina berpusat di IRRI (Lembaga Penelitian Padi Dunia) yang terletak di "Los Banos, Filipina"

(http://bisean.blogspot.com/2007/09/longest-rivers-in-southeast-asia.html)Sungai Terpanjang di Asia Tenggara / Length in Km / Location:
1. Mekong River / 4,023 km / China, Burma, Laos, Thailand, Cambodia, Vietnam (10th in the world)
2. Thanlwin River / 2,815 km / China, Burma, Thailand
3. Irrawaddy River / 2,170 km / Burma
4. Chindwin River / 1,207 km / Burma
5. Kapuas River / 1,143 km / Indonesia (World’s Longest River on an Island)
6. Fly River / 1,050 km / Papua New Guinea
7. Mahakam River / 980 km / Indonesia
8. Chi River (แม่น้ำชี) / 765 km / Thailand
9. Musi River / 750 km / Indonesia
10. Mun River (แม่น้ำมูล) / 673 km / Thailand
11. Nan River / 627 km / Thailand
12. Ca River / 612 km / Laos, Vietnam
13. Rajang River / 563 km / Malaysia
14. Kinabatangan River / 560 km / Malaysia
15. Bengawan Solo River / 540 km / Indonesia
16. Digul River / 525 km / Indonesia
17. Pa Sak River (แม่น้ำป่าสัก) / 513 km / Thailand
18. Pahang River / 459 km / Malaysia
19. Cagayan River / 446 km / Philippines
20. Sittang River / 420 km / Burma
21. Songkhram River (ลำน้ำสงคราม) / 420 km / Thailand
22. Ma River / 400 km / Vietnam, Laos
23. Khwae Yai River (แม่น้ำแควใหญ่) / 380 km / Thailand
24. Chao Phraya River / 372 km / Thailand
25. White Wang River (วัง) / 335 km / Thailand
26. Moei River (เมย) / 327 km / Thailand
27. Mali River / 320 km / Burma
28. Rio Grande de Mindanao / 320 km / Philippines
29. Ing River (อิง) / 300 km / Thailand
30. Gianh River / 268 km / Vietnam


(http://edlzkha-riezkha-riezkha.blogspot.com/2010/11/kenampakan-alam-dan-keadaan-sosial.html)
 KENAMPAKAN ALAM DAN KEADAAN SOSIAL SUATU NEGARA
Laut,Gunung,Sungai,daratan rendah,daratan tinggi merupakan kenampakan dari suatu alam.Setiap negara pasti mempunyai kenampakan alam .kenampakan alam yang terdapat dalam suatu negara atau wilayah dapat mempengaruhi keadaan sosial di wilayah tersebut.Seperti negara kita sendiri yaitu Indonesia merupakan suatu negara yang terletak pada wilayah asia Tenggara. Maka dari itu Indonesia mempunyai banyak negara tetangga seperti Thailand, Vietnam, Singapura, Malaysia, Timor leste, Kamboja, Laos, Brunei Darussalam dan Myanmar. Pada wilayah negara-negara tersebut terdapat banyak kenampakan alam yang indah seperti Sungai, Laut, Gunung,dll akan tetapi kenampakan alam yang terdapat di negara tetangga pasti akan berbeda-beda,sehingga keadaan sosial di negara-negara tetangga berbeda-beda pula.
10 negara yang berbatasan langsung dengan Indonesia, yaitu India, Malaysia, Singapura, Thailand, Vietnam, Filipina, Papua Niugini, Australia, Timor Timur, dan Palau.
Vietnam mampu menjadi lumbung beras di Asia Tenggara.Hasil perkebunan/pertanian meliputi tembakau, teh, kopi, dan karet. Sedangkan hasil pertambangan berupa minyak bumi, batubara, dan bijih besi.
Read more